Riwayat Ustadzah Halimah Alaydrus dan 8 Bukunya yang Menggemparkan

Ustadzah Halimah Alaydrus belakangan ini terus masuk trending topik di media sosial. Di Tiktok pun fyp nya berisi kegiatan dakwah beliau. Apa yang membuatnya menjadi heboh dan akun Tiktoknya ditonton ribuan kali? Rupanya banyak netizen yang penasaran akan sosok Halimah karena ia keturunan Rasulullah SAW. Dilihat dari nasabnya, ia adalah seorang syarifah.

Selain penasaran dengan sosok Halimah, netizen juga jadi penasaran dengan buku-buku terbitannya juga video dakwah islamnya. Sebelumnya tidak ada yang mengenal Halimah Alaydrus ini dan namanya pun tidak sebanding dengan pendakwah wanita lain seperti Oki Setiana Dewi misalnya. Tapi pada hari Minggu pagi 16 Oktober 2022, Halimah menjadi perbincangan lantaran ia menggemparkan Istora Senayan untuk menggelar acara Maulid Nabi SAW dimana ribuan orang datang memenuhi Istora Senayan demi mendengar ceramahnya.

Riwayat Ustadzah Halimah Alaydrus

Nama: Halimah Alaydrus
Tempat/Tanggal Lahir: Indramayu, 2 April 1979
Usia: 43 tahun
Orang Tua: Utsman Alaydrus dan Nur Assegaf
Suami: Ahmad Al-Haddar

8 Buku Ustadzah Halimah Alaydrus

  1. Buku Bidadari Bumi 1 – Kisah 9 wanita shalehah
  2. Buku Bidadari Bumi 2 – 9 Kisah wanita shalehah
  3. Buku Tutur Hati – Kumpulan tulisan dari blog, twitter dan facebook
  4. Buku Pilar Cahaya – Kisah 4 sahabat Nabi SAW yang pertama masuk Islam
  5. Buku Muhasabah Cinta – Kisah dan nasihat tentang pernikahan
  6. Buku Akhlak Kita (terjemahan Khuluquna karya Al Habib Umar bin Hafidz)
  7. Buku Kata Kita – Kumpulan catatan penerang jiwa
  8. Buku Wahai anakku (terjemahan Ayyuhal Walad karya Imam Al Ghazali)

Riwayat Pendidikan dan Pengalaman

Sejak anak-anak Halimah memang memiliki kecenderungan untuk mempelajari ilmu agama dibanding ilmu lain, oleh karena itu ia menuntut ilmu di pesantren daripada sekolah formal. Sesuai dengan hak anak dalam islam, orang tuanya pun mengizinkan Halimah untuk mengikuti minat dan kesukaannya dalam keilmuan. Berikut riwayat pendidikan ilmu agamanya:

  1. Pesantren Darullughah Wadda’awiyah Bangil Pasuruan, 1991
  2. Pesantren At-Tauhidiyan Tegal, Jawa Tengah, 1995
  3. Pesantren Al-Anwar Sarang Rembang, Jawa Tengah, 1996
  4. Pesantren Daruz Zahra, Tarim, Hadramaut, Yaman, 1998

Berkat dukungan keluarga dan suami, ia diizinkan aktif berdakwah dan mengajar di berbagai majelis taklim di Jakarta. Sosok wanita yang mengenakan niqab tersebut sempat dipercaya menjadi pengajar di Daruz Zahra, Hadramaut, Yaman juga melakukan rihlah dakwah dan ilmiah di Indonesia, Singapura, Malaysia, Mesir, Oman dan lainnya.

Akun Media Sosial

  1. Instagram: @halimahalaydrus
  2. Facebook: Halimah Alaydrus Page
  3. Youtube: Ustadzah Halimah Alaydrus

#ustadzahhalimahalaydrus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *